Kota Kandangan, ibu kota Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, memiliki sejarah panjang yang membuatnya kerap diasosiasikan sebagai wilayah para jawara, petarung, atau pusat perjuangan.
Beberapa alasan mengapa Kandangan lekat dengan identitas tersebut meliputi:
- Pusat Perlawanan dan Revolusi: Secara historis, Kandangan menjadi salah satu pusat perlawanan penting pada masa revolusi fisik serta basis perjuangan Divisi IV ALRI Pertahanan Kalimantan. Wilayah ini dikenal melahirkan banyak pejuang dan gerilyawan tangguh.
- Tradisi Hulu Balang dan Jawara: Masyarakat Kandangan pada masa lampau dikenal memiliki tradisi persilatan, ketangguhan bela diri, dan kebiasaan membawa senjata tajam tradisional (wasi) yang diwariskan dari para hulu balang serta penjaga keamanan wilayah (jawara).
- Penolakan terhadap Kekuasaan Luar: Dalam cerita rakyat dan sejarah lokal, masyarakat Kandangan dikenal memiliki karakter mandiri dan keras dalam mempertahankan wilayahnya dari pengaruh atau dominasi luar (seperti riwayat penolakan tunduk terhadap kekuasaan kerajaan lama di Kalimantan).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar